RESUME BAB VII PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
7.1 Pendekatan Pengembangan Sistem SIM
1.
Pendekatan Klasik
Metodologi
pendekatan klasik mengembangkan system dengan mengikuti tahapan system life
cycle, disebut juga pendekatan tradisional atau konvensional.
Permasalahan
yang timbul pada pendekatan klasik adalah:
a.
Pengembangan perangkat lunak akan menjadi sulit
b.
Biaya perawatan atau pemeliharaab system akan menjadi
lebih mahal
c.
Kemungkinan kesalahan system besar
d.
Keberhasilan system kurang terjamin
e.
Masalah dalam penerapan system
Akibatnya pemakai
kaget dan tidak terbiasa sehingga menjadi frustasi karena tidak dapat
mengoperasikan system dengan baik
2. Pendekatan
Terstruktur
Karena banyak
permasalahan di pendekatan klasik maka mulai tahun 1970 digunakan pendekatan
terstruktur yang dilengkapi alat dan teknik yang dibutuhkan dalam pengembangan
system sehingga hasil dan teknik yang dibutuhkan dalam pengembangan system
sehingga hasil akhir dari system yang dikembangkan menhasilkan system yang baik
dan jelas.
3. Pendekatan
Bottom Up dan Top Down
Pendekatan bawah-naik (bottom up approach) dimulai dari level bawah organisasi,
yaitu level operasional di mana transaksi dilakukan. Pendekatan bottom up
bila digunakan pada tahap analisis system disebut juga dengan istilah data
analysis karena yang menjadi tekanan adalah data yang akan diolah lebih
dahulu. Informasi yang akan dihasilkan menyusul mengikuti datanya.
Pendekatan atas turun (top down approach) dimulai dari level atas organisasi
yaitu level perencanaan strategi. Pendekatan ini dimulai dengan
mendefinisikan sasaran dan kebijakan organisasi. Pendekatan top down
disebut juga decision analysis karena yang menjadi tekanan adalah informasi
yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan oleh manajemen lebih dahulu.
7.2. Metodologi Pengembangan Sistem SIM
Metodologi adalah kesatuan metode, prosedur konsep
pekerjaan, serta aturan yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni, atau
disiplin ilmu yang lain.
Metodologi apat dibagi menjadi 3 kelompok yaitu
Fungsional Decomposition Methodologies, Data Oriented Methodologies, dan
Prescriptive Methodologies.
7.3. Tahapan Pengembangan Sistem SIM
A. Tahap
investigasi system
a.
Studi awal (initial investigation)
b.
Studi kelayakan (feasibility study)
B. Tahap Analisis
Sistem
a.
Pembahasan system yang berjalan
b.
Menentukan kebutuhan system baru
c.
Mebuat rancanagan system baru
C. Tahap
Perancangan Sistem
a.
Rancangan dan spesifikasi teknik
b.
Pembuatan dan pengetesan program
c.
Training user
D. Tahap
Implementasi Sistem
a.
Melakukan tes system
b.
Pemaangan dan peralihan system
c.
Review hasil implementasi
d.
Laporan pembangunan system
7.3.1 Tahap Investigasi Sistem
Langkah-langkahnya:
a.
Menyadari Masalah
b.
Mendefinisikan Masalah
c.
Menentukan Tujuan Sistem
d.
Mengidentifikasi Kendala Sistem
e.
Membuat Studi Kelayakan
f.
Mempersiapkan Usulan Penelitian Sistem
7.3.2 Tahap Analisis Sistem
a.
Mengumumkan Penelitian Sistem
b.
Mengorganisasikan Tim Proyek
c.
Mendefinisikan Kebutuhan Informasi
d.
Mendefinisikan Kriteria Kinerja Sistem
e.
Menyiapkan Usulan Rancangan
f.
Menyetujui atau menolak Rancangan Proyek
7.3.3 Tahap Perancangan Sistem
a. Menyiapkan
Rancangan Sistem yang terinci
b. Mengidentifikasikan
berbagai alternative konfigurasi system
c. Mengevaluasi
berbagai alternative konfigurasi system
d. Memilih
konfigurasi yang terbaik
e. Menyiapkan
Usulan Peneraapan
f. Menyetujui atau
menolak penerapan system
7.3.4 Tahap Implementasi Sistem
b.
Merencanakan Penerapan
c.
Mengumumkan Penerapan
d.
Mendapatkan Sumber Daya Perangkat Keras
e.
Mendapatkan Sumber Daya Perangkat Lunak
f.
Menyiapkan Database
g.
Menyiapkan fasilitas fisik
h.
Mendidik peserta dan pemakai
i.
Masuk system baru
Comments
Post a Comment