RESUME BAB IV KONSEP DAN PERANAN DATABASE DI DALAM SIM
A. Sistem database
Dalam manajemen database merupakan bagian dari
manajemen sumber daya informasi serta memastikan bahwa sumber daya data
perusahaan mencerminkan secara akurat sistem fisik yang di wakilinya. Sumber
daya data di simpan dalam media penyimpanan sekunder yang dapat mengambil
bentuk berurutan ( sequential ) atau akses langsung ( direct access ). Di dalam
peta magnetik merupakan media penyimpanan sequential yang paling populer dan
piringan magnetik ( hard disk ) merupakan cara utama mencapai akses langsung.
Sebelum era sistem database setiap perusahaan mengalami keterbatasan dalam
manajemen data mereka karena cara pengaturan data dalam penyimpanan sekunder.
Tujuan sistem database meliputi :
1.
penyediaan sarana akses yang
fleksibel,
2.
pemeliharaan integritas
data,
3.
proteksi data dari
kerusakan, dan
4.
Penggunaan yang tidak legal
serta penyediaan sarana untuk penggunaan secara bersama ( share ).
1. Pengertian sistem database
Database adalah : suatu kumpulan data terhubung (
interrelated data) yang di simpan secara bersama-sama pada suatu media, tanpa
mengatap satu sama lain atau tidak perlu suatu kerangkapan data ( contolled
redundancy ) dengan cara tertentu sehingga mudah digunakan atau ditampilkan
kembali, dapat digunakan oleh suatu atau lebih program aplikasi secara optimal.
Data ini juga disimpan tanpa mengalami ketergantungan pada program yang akan
menggunakanya sehingga data ini di simpan sedemikian rupa supaya adanya
penambahan, pengambilan, dan modifikasi dapat di lakukan dengan mudah dan
terkontrol.
Menurut james F. Courtney Jr. dan David B.
Paradice dalam buku “ Database System for Management “ menjelaskan :
Sistem database adalah: sekumpulan database yang
dapat dipakai secara bersama-sama, personala-personal yang merancang dan
mengelolah database, teknik-teknik untuk merancang dan mengelola database, serta
komputer untuk mendukungnya.
Dari pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa sistem database
mempunyai beberapa elemen penting, yaitu database, perangkat keras sebagai
pendukung operasi pengolahan data, serta manusia mempunyai peran penting dalam
sistem tersebut. Dua tujuan utama dari konsep dari database adalah meminimumkan
pengulangan dan mencapai independensi data.
2. Model sistem Database
Model database merupakan suatu cara untuk menjelaskan bagaimana pemakai
(user) dapat melihat data secara logis. Ada pula beberapa model data akan
ditinjau pada bagian ini untuk model data relasional (relational pada
model) dan menjadi model data terpilih
yang akan mendominasi dalam pembahasan lebih lanjut, bahkan juga akan ditinjau secara
lebih mendalam pada bab sendiri.
a.
Objeck based data model Entity relationship model.
ü
Entity relationship model
ü
semantic model
b.
Record based data model
Dalam Record based data model mempunyai beberapa
pendukung
ü
Relational model
ü
Hieralchycal model
ü
Network model
c.
Physical based data model
3. Elemen sistem database
Elemen sistem database mempunyai beberapa
elemen-elemen penyusun sistem yaitu:
a.
Database
b.
Software(perangkat lunak)
Perangkat lunak yang di gunakan dalam suatu
database terdiri dari dua macam yaitu:
1.
Data Base Application
Software (DBAS)
2.
Data Base Management System
(DBMS)
c.
Hardware (perangkat keras)
Hardware (perangkat keras) dalam suatu sistem
database mempunyai komponen utama yang berupa unit pusat pengolah (Central
Processing Unit atau CPU) dan unit penyimpanan (Storageunit)
d.
Manusia(brainware)
Manusia(brainware) merupakan elemen penting pada
sistem database.
4. Organisasi file sistem
database
Ada beberapa tipe organisasi file database yang digunakan yaitu :
a.
Susunan berurutan (sequential)
b.
Susunan berurutan diindeks (indexed sequential)
Tujuan organisasi file dalam sistem database
adalah :
ü
Menyediakan sarana pencarian
record bagi pengolah, seleksi/penyaringan
ü
Memudahkan penciptaan dan
pemeliharaan file
Ada 2 jenis penyimpanan file :
a.
Piranti akses serial
b.
Piranti akses direct
Susunan dan metode file dalam media penyimpanan
fisik yang lazim di gunakan
a.
Sequential
b.
Random
c.
Indexed Sequential
Tipe orang yang menggunakan sistem database
adalah berbeda-beda dan mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda pula.
5. Sistem management Database
(DBMS)
DBMS merupakan salah satu elemen dalam sistem database. DBMS ini adalah
perangkat lunak yang memberi fasilitas (yang tersedia dan dapat digunakan)
untuk melakukan fungsi pengaturan, pengawasan, pengendalian/kontrol,
pengolahan, dan koordinasi terhadap semua proses/operasi manajemen suatu schema
dan subchema yang di gunakan DBMS untuk melayani program-program aplikasi
dengan mengeksekusi operasi-operasi. Di dalam kenyataan sistem managemen
database relasi yang di simpan sangatlah kompleks untuk digunakan untuk
mengambarkan/mendeskripsikan hubungan logis antar data dalam database.
a)
Program aplikasi dari sistem
manajemen database yaitu :
b)
Program aplikasi memanggil database untuk membaca recort
c)
DBMS memperoleh schema
(global logical data description) dan menentukan tipe data logis atau tipe data
yang di perlukan
d)
Data yang di perlukan di
transfer dan di simpan fisik ke dalam system buffer
e)
Dalam buffer, data di
bandingkan dengan subchema dan schema
f)
DBMS memberi intruksi kepada
sistem operasi komputer untuk membaca record
g)
DBMS menyampaikan informasi
status program aplikasi termasuk indikasi-indikasi kesalahan
h)
Program aplikasi dapat
beroperasi dengan data dalam area kerja.
6. Relasional Database
a)
Relasi dalam model database
resional mempunyai beberapa karakterristik, yaitu:
b)
Semua entry/elemen data pada
suatu baris dan kolom tertentu harus mempunyai nilai tunggal (single value)
atau suatu nilai yang tidak dapat dibagi lagi (atomic value), bukan suatu
lark/array atau group perulangan.
c)
Semua entry/elemen data pada
suatu kolom tertentu dalam relasi yang sama harus mempunyai jenis yang sama.
d)
Masing-masing kolom dalam
suatu relasi mempunyai suatu nama yang unik (meskipun kolom dalam relasi yang
berbeda diizinkan mempunyai nama yang sama).
e)
Pada suatu relasi/tabel yang
sama tidk ada dua baris yang identik.
Model database relasional mempunyai terminologi
sendiri dalam menggunakan istilah, yang diberi nama “BIODATA”. Tabel relasional
mempunyai dua komponen yang berbeda yaitu:
a.
Itersion.
b.
Extension..
7. Teknik Manipulasi Data
Manipulasi data merupakan sutu cara untuk menyediakan data bagi para
pemakai atau informasi untuk para pembuat keputusan (nanajer). Ada dua tipe
dalam teknik manipulasi data, yaitu Relational Algebra dan Relational
Calculus. Perbedaan yang mendasarpada
kedua tipe tesebut dalah bahwa dalam relational algebra harus dipikirkan
tentang bagaimana relasi dikontruksikan untuk memenuhi kebutuhan data,
sedangkan relational calculus hanya memikirkan tentang data apa yang diperlukan
oleh pemakai(user). Relasional algebra menyediakan sejumlah operator untuk
memanipulasi data pada seluruh relasi.
Sedangkan relasional Algebra
merupakan tipe manipulasi data yang tidak menyediakan suatu set operator
dan memberikan fleksibilitas yang sangat baik bagi relasi. Relasional calculus
adalah tipe manipulasi data non-prosedural karena pemakai (user)
menspesifikasikan data apa yang diinginkannya, bukan bagaiman memperolehnya.
Dalam beberapa kasus, relasional cal;culus dapat dispesifikasikan dalam satu
statement saja untuk menghasilkan data/informasi yang dibutuhkan, sementara
dalam relasional algebra diperlukan lebih banyak statement untuk melakukan hal
yang sama.
8 . Normalisasi
Normalisasi adalah suatu teknik yang menstrukturkan data dalam cara
tertentu untuk membantu mengurangi atau mencegah timbulnya masalah yang
berhubungan dengan pengolahan data dalam database. Beberapa level normalisasi
adalah bentuk normal (norm form). Proses normalisasi merupakan proses
pengelompokkan data elemen menjadi tabel yang menunjukkan entity dan relasinya.
Pada proses normalisasi ini perlu dikenal tentang defenisi dari tahap
normalisasi, yaitu:
a. Bentuk Tidak Normal
b. Bentuk Normal Kesatu
c. Bentuk normal kedua
d. Bentuk normal ketiga
e. Boyce-normal form
B. Peranan sistem database
Keberhasilan suatu SIM sangat dipengaruhi oleh
sistem database yang merupakan salah satu komponen/elemen penyusun sistem
tersebut. Di sini database yang baik mampu memenuhi segala kebutuhan data atau
informasi pemakainya.
1.
Sistem database sebagai komponen SIM
2. Sistem
database sebagai infrastruktur SIM
3.
Sistem database sebagai sumber informasi SIM
4.
Sistem database sebagai sarana untuk efisiensi SIM
5.
Sistem database sebagai sarana untuk efektifitas SIM
Comments
Post a Comment