RESUME BAB II STRUKTUR SIM
1. Konsep Sistem Informasi Manajemen
Pengertian sistem informasi manajemen konfensional tentu saja terkandung
dalam pekerjaan-pekerjaan sistematis seperti pencatatan agenda, kearsipan,
komunikasi diantara manajer-manajer organisasi, penyajian informasi untuk
pengambilan keputusan, dan lain sebagainya.
A. Pengertian dan Karakteristik SIM
Beberapa definisi sistem informasi manajerial (SIM) yang diuraikan oleh
beberapa ahli, sebagai berikut :
Robert G Murdick dan Joel E Ross dalam bukunya yang berjudul “Sistem
Informasi Untuk Manajemen Modern” (terjemahan) mendefinisikan SIM sebagai
berikut:
“SIM” adalah proses komunikasi dimana informasi masukan (input) direkam,
disimpan, dan diproses untuk menghasilkan output yang berupa keputusan tentang
perencanan, pengoperasian, dan pengawasan.
Joseph F. Kelly dalam bukunya “Computerized Management Information Syistem”
mendefinisikan SIM sebagai berikut:
“SIM” adalah perpaduan sumber daya manusia dan sumberdaya berbasis komputer
yang menghsilkan kumpulan penyimpanan, komunikasi, dan penggunaan data untuk
tujuan operasi manajemmen yang efisien serta perencanaan bisnis.
Gorden B Davis dalam bukunya yang berjudul “Mangement Information System;
conseptual Foundation, Structure, And Development” mendefinisikan SIM sebagai
berikut:
SIM adalah sistem manusia /mesin yang terpadu guna menyajikan informasi
untuk mendukung fungsi operasi, manajemen dan pengambilan keputusan didalam
suatu organisasi.
Berikut dijelaskan karakteristik SIM guna mendapatkan sinyal yang lebih
dini tentang keberadaan dan kondisi SIM di organisasi.
1. SIM membantu manajer secara terstruktur
pada tingkat operasional dan tingkat kontrol saja. Meskipun demikian SIM dapat
digunakan pula sebagai alat untuk perencanaan bagi staf yang sudah senior.
2. SIM didesain untuk memberikan laporan
operational sehari-hari sehingga dapat memberi informasi untuk mengontrol
operasi tersebut derngan lebih baik.
3. SIM sangat bergantung pada keberadaan
data organisasi secara keseluruhan, serta bergantung pada alur informasi yang
dimiliki oleh organisasi tersebut.
4. SIM bisanya tidak memiliki kemampuan
untuk menganalisis masalah. Kemampuan menganalisis masalah terletak pada
Decision Support System.
5. SIM biasanya berorientasi pada data-data
yang sudah terjadi, bukan data-data yang akan terjadi seperti Forecasting.
6. SIM juga berorientasi pada dat-data
didalam organisasi dibanding data-data diluar organisasi. Oleh karena itu,
informasi yang dibutuhkan oleh SIM adalah informasi yang sudah diketahui
formatnya serta relatif stabil.
7. SIM biasanya tidak fleksibel karena
banyak laporan-laporan yang dihasilkan sudah diprsiapkan sebelumnya. Beberapa
SIM memiliki kemampuan agar manajer dapat membuat laporannya sendiri, tetapi
sebenarnya data-data yang dibutuhkan manajer tersebut sudah ada dan sudah
disiapkan lebih dulu.
8. Sebagaimana problematika yang telah
disebutkan diatas, SIM membutuhkan perencanaan yang sangat matang dan panjang,
sambil memperhitungkan organisasi dimasa mendatang. Sebuah literatur
menyebutkan bahwa analisis dan desain SIM bisanya membutuhkan waktu antara satu
sampai dua tahun.
B. Perkembangan Konsep SIM
Gagasan sebuah sistem informasi untuk mendukung manjemen dan pengambilan
keputusan telah ada sebelum dipakainya komputer, yang memperluas kemampuan
organisasi untuk menerapkan sistem semacam itu. Perluasan kemampuan tersebut
sedemikian mencolok sehingga SIM menjadi sesuatu yang baru. Banyak gagasan yang
merupakan bagian SIM, yang berkembang dan berofolusi dari bagian ilmu
pengetahuan lain.
Ada empat bidang pokok konsep dan perkembangan sistem yang sangat penting
dalam melacak asal mula konsep SIM:
· Akuntansi manajerial
· Ilmu pengetahuan
manajemen
· Teori manajemen
· Pengolahan komputer
C. Komponen Fisik SIM
Unsur ini adalah penting dalam memahami suatu sistem pengolahan dan
karenanya akan diselidiki sebelum kerangka atau strukturnya diuraikan. Kalau
pembelian sutu sistem informasi manajemen dilakukan seperti lazimnya suatu
mobil atau peralatan, maka komponen yang diserahkan untuk melengkapi suatu
sistem pengoprasiannya akan terdiri dari perangkat keras perangkat lunak, prosedur,
personal pengoperasian, dan database. Berikut ini dijelaskan komponen fisik
SIM, yaitu:
Komponen sistem
|
Catatan
|
Perangkat keras
|
Perangkat keras bagi suatu sistem informasi terdiri atas komputer,
peralatan penyiapan data, dan terminal masukan/keluaran.
|
Perangakat lunak
|
Perangkat lunak dibagi dalam 3 jenis utama:
1. Sistem perangkat lunak umum.
2. Aplikasi perangkat lunak umum.
3. Aplikasi perangkat lunak yang terdiri
atas program yang secara spesifik dibuat untuk setiap aplikasi.
|
Data base
|
File yang berisi program dan data dibuktikan dengan adanya media
penyimpanan secara fisik seperti diskette, hard disk, magnetic tape, dan
sebagainya.
|
Prosedur
|
3 jenis prosedur yang dibutuhkan, yaitu,
1. Intruksi untuk pemakai
2. Intruksi untuk penyiapan masukan
3. Intruksi pengoperasian untuk karyawwan
pusat komputer
|
Personil
|
Operator komputer, analis komputer, programmer, personil dan entry, dan
manajer sistem informasi.
|
Suatu sistem informasi dapat diuraikan menjadi komponen fisik. Akan tetapi,
komponen fisik ini tidak menjelaskan sistem seperti halnya suatu pembahasan
mengenai konfigurasi perangkat lunak tidak menjelaskan mengapa disusun
sedemikkian rupa.
D. Sintesis Struktur SIM
Pada hakekatnya hal ini merupakan suatu kerangka konseptual yang
memungkinkan pembahasan dan perencanana sistem informasi. SIM didefinisikan
sebagai suatu gabungan subsitem fungsional yang masing-masing dibagi dalam
empat seksi pengolahan informasi:
a) Pengolahan transaksi
b) Dukungan operasi sistem informasi
c) Dukungan pengendalian manajerial sistem
informasi
d) Dukungan perencanaan strategis sistem
informasi
Setiap subistem fungsional mempunyai file data unik yang hanya dipakai oleh
subsistem itu, sesungguhya beberapa aplikasi didalam subsistem mempunyai file
data unik yang tidak diperlukan oleh aplikasi lain.
E. SIM Berbasis Komputer
Ciri-ciri kemampuan komputer dan kemampuan otak manusia dapat diurakan
dalam tabel berikut:
Kemampuan Komputer
|
Kemampuan Manusia
|
Pengolahan cepat
|
Intuisi dan
penelitian
|
Akurasi
|
Fleksibilitas dan
adaptifitas
|
Kapasitas
penyimpanan (storage) yang besar
|
Responsif terhadap
kejadian yang tidak terduga
|
Efektif untuk tugas
yang berulang-ulang
|
Pemikiran abstrak
|
Otomatis
|
Perencanaan dan
penetapan tujuan
|
Dapat berfungsi
hampir secara terus menerus
|
Mampu mengenal pola
tidakan
|
Teliti dalam
mendeteksi situsi menyimpang
|
Mampu menetapkan
prosedur dan kontrol
|
Dapat diperbaiki dan
ditingkatkan (upgrade)
|
Dapat mengemukakan
argumentasi
|
Bekerja kalau hanya
diperintah
|
Dapat membaca
majalah “news week”
|
Secara garis besar SIM berbasis komputer mengandung unsur-unsur berikut:
1. Manusia, unsur manusia dalam hal ini adalah para staf komputer profesional
dan para pemakai (computer users).
2. Perangkat Keras (hardware).
3. Perangkat lunak (software).
4. Data, merupakan fakta-fakta yang akan dibuat menjadi informasi yang
bermanfaat.
5. Prosedur, merupakan peraturan-peraturan yang menentukan operasi sistem
komputer.
2. Sistem Informasi Manajemen Dan Komputer
Suatu organisasi terdiri atas sejumlah unsur, yaitu orang-orang yang
mempunyai bermacam-macam peran dalam organisasi, kegiatan atau tugas yang harus
diselesaikan, tempat kerja atau tempat fisik pekerjaan dan wewenang serta
hubungan komunikasi yang mengikat bersama organisasi, selama kehidupan awal
organisasi, mungkin unsur yang paling penting adalah pengusaha dan suatu ide
atau gagasan, kebutuhan akan SIM formal berkembang menjadi organisasi permulaan
dan tumbuh menjadi sistem unsur yang saling berhubungan dengan yang lebih
besar.
A. Pegertian Komputer
Komputer mempunyai peran yang penting dalam pengolahan informasi, baik
ekternal maupun internal bagi suatu organisasi. Istilah komputer mempunyai arti
yang luas dan berbeda untuk orang yang berbeda, istilah komputer diambil dari
bahasa latin “COMPUTARE” yang artinya menghitung.
Berikut akan diuraikan definisi komputer menurut para ahli;
Robert H Blissmer dalam bukunya “computer annual” mendefinisikan komputer:komputer
adalah suatu alat elektronik yang mampu melakuakan beberapa tugas sebagai
berikut: menerima input, memproses input, sesuai dengan programnya, menyimpan
perintah dan hasil pengolahan, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.
V.C Hamacher dkk dalam buku “computer orgazation” mendefinisikan komputer: komputer
adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi
input digital, memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan dimemori
(stored program) dan menghasilkan output informasi.
Dari defininisi diatas dapat disimpulkan bahwa komputer adalah sebuah alat
elektronik yang dapat menerima data input, mengolah data tersebut dengan
menggunakan suatu data yang tersimpan di memori komputer, dan dapat menyimpan
program dan hasil pengolahannya serta bekerja secara otomatis. Sedangkan yang
dimaksud dengan program adalah kumpulan intruksi atau perintah yang rinci dan
sudah dipersiapkan supaya komputer dapat melakukan fungsinya dengan cara yang
sudah tertentu.
B. Manfaat Penggunaan Komputer Didalam SIM
Dengan semakin berkembangnya komputer dalam menangani berbagai masalah
kehidupan, perlu kiranya ditinjau manfaat apa yang didapat dari penggunaan
komputer dalam SIM dibandingkan dengan investasi yang kita lakukan dalam
pengadaan komputer tersebut.
Penggunaan komputer dalam SIM baru dikatakan efektif dan efisien jika:
-
Volume data yang diolah dalam jumlah
yang besar
-
Pengolahan data memerlukan perhitungan
yang rumit
-
Pengolahan data atau pekerjaan yang
berulang-ulang
-
Memerlukan proses pengolahan yang cepat
-
Memerlukan file yang baik sehingga mudah
menemukan kembali data-data yang diperlukan
-
Memerlukan tingkat ketelitian yang
tinggi
Nilai informasi yang dihasilkan dari penggunaan komputer dalam SIM memang
sulit untuk dihitung dengan uang. Akan tetapi, hal tersebut kiranya dapat
membantu menetapkan perkiraan nilai tersebut, yaitu:
-
Availability (dapat diperoleh)
-
Timelines (ketepatan waktu)
-
Accuracy ( ketelitian)
-
Completeness (kelengkapan)
-
Presentation (penyajian)
C . Manusia Sebagai Pengolah Informasi
Persoalan-persoalan
banyak ditemui oleh manusia yang memerlukan alat bantu komputer baik dalam
bidang “ business admistration” maupun dalam bidang “public admistrtation”
antara lain adalah bidang perbankan ,keuangan accuoting, pengajian,
kepagawaian, asuransi, dll.
Disini
perencanaan SIM cenderung mengikat erat mengambil keputusan pada sisitem
pengolahan data dan fungsi kerja admistrasi dilaksanakan secara
tertentu berdasarkan persyaratan tertentu, manusia adalah elemen penting dalam
sistem pengolahan informasi, pemahaman kemampuan manusia sebagai pengolah informasi
akan menguraikan sebuah model umum tentang manusia sebagai pengolah informasi.
D. Metode Pengolah Data
Pengolahan
data adalah suatu proses menerima data sebagai masukan (input), memproses
(procesing) menggunakan program tertentu, dan mengeluarkan hasil proses data
tersebut dalam bentuk informasi (out put).
Adapun
mengenai metode pengolahan yang akan dibahas sebagai berikut :
a. Metode batch procesing
b. Metode online
processing
Metode pengolahan data tersebut memiliki bentuk keunggulana
sebagai berikut :
· Keunggulan metode pengolahan data batch processing.
-
Lebih efesien.
-
Data transaksi lebih mudah dikoreksi
bila terjadi kesalahan, Sebelum dilakukan proses mutahirkan file induk.
-
Program lebih mudah dibuat.
· Keunggulan metode pengolahan data online processing
-
File induk selalu dalam mutahir sehingga
informasi tersedia setiap saat.
-
Urutan-urutan pemprosesan yang rumit
tidak diperlukan karena dapat terdiri dari sebuah proses saja.
-
Umumnya menggunakan media penyimpanan
magnetic disk sehingga data dapat dengan cepat dan mudah dilakukan.
E. Sistem Informasi Manajemen Publik
Dalam usaha membuat framework SIM,
pertama-tama yang akan dilihat dalam penulisan ini adalah
permasalahan yang dihadapi dalam SIM. Seterusnya dirumuskan secara
tesis untuk mefokuskan padangan penulisan sehingga framework yang diingikan
benar-benar terwujud.
Adapun
komponen-kompenen informasi manajemen publikk adalah
a.
Sistem informal meliputi sistem
diskrusus dan interaksi antar individu dan kelompok kerja organisasi.
b.
Sistem formal meliputi sistem aturan,
batasan organisasi, dan batasan wewenang.
c.
Sistem komputer formal
meliputi aktifitas opraganisasi melalui formalisasi dan pemograman.
d.
Sistem computer informal
dikaitkan dengan penaganan computer secara personal dan menggunakan sisten
informal serta jaringan computer sebagai sarana penyatu informasi yang tidak
terstruktur dan informasi informal.
e.
Sistem eksternal, formal, dan informal
tidak ada organisasi yang hidup dalam isolasi dan keterkaitan antara organisasi
dengan lingkungan.
3. Kerangka Sim Pada Organisasi Publik.
Perkembangan
organisasi public dalam konterks adsministrasi Negara trelah demikian pesat
baik pada level perkembangan teoritis maupun dalam kontes empiris. Ada
beberapa pedekatan yang digunakan untuk mengidentivikasi organisasi public ,
yaitu :
a. Organisasi publik sebenarnya indentik dengan admisnitrasi pemerintahan.
b. Organisasi publik didasarkan pada peraturan Negara, dibiayai oleh keuangann
Negara dan dioperasionalisasikan oleh aparat yang mempunyai jenjang karir
tertentu.
c. Sifat-sifat administrastrasi public berorientasi public .
d. Administrasi Negara yang berbentuk organisasi public dalam melaksanakan
kegiatan public, seperti control public, akuntabilitas, pemakaian
birokrasi pemerintah, pembuatan kebijakan pemerintah dan penegakan hukum yang
berbeda yang dilakukan oleh swasta,
e.
Memfokuskan pada sifat PUBLICNESS.
Comments
Post a Comment